You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Kalurahan NOMPOREJO
Kalurahan NOMPOREJO

Kap. GALUR, Kab. KULON PROGO, Provinsi DI Yogyakarta

Sosialisasi Pengurangan Risiko Bencana oleh BPBD Kulon Progo

Admin Kalurahan 14 Juli 2025 Dibaca 38 Kali
Sosialisasi Pengurangan Risiko Bencana oleh BPBD Kulon Progo

Senin, 14 Juli 2025 Pemerintah Kalurahan Nomporejo bersama dengan Badan Penanggulanan Bencana Daerah (BPBD) Kulon Progo melaksanakan kegiatan sosialisasi pengurangan risiko bencana di wilayah Kalurahan Nomporejo. Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Kalurahan Nomporejo ini dihadiri oleh  Babinsa, Bhabinkamtibmas, Lurah beserta Pamong Kalurahan Nomporejo, BPKal Nomporejo, dan masyarakat.

Acara dibuka oleh Bapak Sanyoto selaku Jagabaya, dilanjutkan sambutan lurah yang mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada tamu undangan dan BPBD atas terselenggaranya kegiatan pada pagi hari ini.
Kemudian sambutan yang kedua oleh Bapak Winarto S.I.P dari BPBD Kulon Progo  mewakili kepala pelaksana yang tidak bisa ikut membersamai kegiatan pagi ini. Kegiatan pagi ini bertujuan untuk mengingat dan mengulas kembali materi yang dulu sudah pernah disampaikan pada saat pembentukan desa tangguh bencana.

Acara selanjutnya ialah materi inti yang disampaikan oleh Bapak Sunardi dari BPBD Kulon Progo, yang sekali lagi mengingatkan untuk tetap waspada terhadap ancaman bencana yang akan terjadi. Selain itu juga untuk lebih memperdalam lagi persiapan apa saja yang harus dilakukan sebagai upaya pengurangan risiko bencana, karena menurut rilis BMKG wilayah Kalurahan Nomporejo ini memiliki ancaman besar terkait prediksi bencana megathrust. Setidaknya ada 12 ancaman yang ada di Kulon Progo, salah satunya gempa bumi dan tsunami. 

Pada kesempatan ini, Pak Sunardi menyampaikan hal-hal yang perlu untuk diwaspadai dan dilakukan dalam menghadapi bencana yang mungkin saja terjadi diantaranya adalah:
1. Mengetahui dengan jelas mengenai gempa dan akibatnya
2. Mengenali lingkungan sekitar
3. Membangun gedung yang aman gempa
4. Memilih dan menata interior
5. Menyiapkan fasilitas untuk menghadapi keadaan darurat (kotak p3k, bangku yang kokoh)
6. Mempersiapkan fisik dan mental tiap individu
7. Mempersiapkan prosedur evakuasi gempa bumi
8. Diskusikan prosedur evakuasi mulai dari kelurahan, sekolah, dan juga masyarakat.

 

Dengan dilaksanakannya sosialisasi ini, diharapkan masyarakat dapat lebih waspada dan selalu tanggap terhadap adanya ancaman bencana di lingkungan tempat tinggalnya.

 

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2024 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp1,734,979,815 Rp1,753,979,557
98.92%
Belanja
Rp1,666,830,003 Rp1,938,700,341
85.98%
Pembiayaan
Rp89,217,486 Rp87,456,484
102.01%

APBDes 2024 Pendapatan

Hasil Usaha Desa
Rp2,105,000 Rp7,763,700
27.11%
Hasil Aset Desa
Rp162,970,000 Rp160,400,000
101.6%
Dana Desa
Rp774,796,000 Rp774,796,000
100%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp101,159,161 Rp119,716,193
84.5%
Alokasi Dana Desa
Rp680,020,064 Rp680,020,064
100%
Lain-lain Pendapatan Desa Yang Sah
Rp13,929,590 Rp11,283,600
123.45%

APBDes 2024 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa
Rp949,447,235 Rp1,122,413,536
84.59%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
Rp471,225,768 Rp521,570,200
90.35%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan
Rp50,515,000 Rp94,208,955
53.62%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat
Rp92,842,000 Rp96,507,650
96.2%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa
Rp102,800,000 Rp104,000,000
98.85%